Jan 9, 2012

Posted by Endy in Financial Planning, Investasi | 27 Comments

investasi anti galau

Benar jangan galau, ketika hendak investasi emas, jadikan tujuan sebagai panduan.

Tujuan investasi menentukan langkah yang perlu diambil kini. Demikian juga investasi emas. Pernah bertanya-tanya dalam hati tentang bagaimana memulai investasi emas? Berapa banyak emas yang sebaiknya dimiliki? Pergi ke toko lalu beli tunai atau beli cicilan ke pegadaian? Memiliki emas dengan cara membeli, atau beli-gadai atau gadai (saja)? Apa beda diantara ketiganya?

Ditambah berbagai tawaran menggiurkan yang muncul belakangan berupa investasi berkedok emas, kita makin bingung apakah harus menyimpan fisik emas atau online trading dan MLM?

Investasi emas bisa mulai dari yang paling mudah & pasif, moderat hingga penghasil cashflow yang lebih beresiko. Dan sebetulnya investasi emas adalah investasi paling sederhana, murah dan mudah untuk sampai membuat kita bingung mengawalinya. Kita ungkap 3 tujuan investasi, untuk jadi panduan sebelum memutuskan langkah berikutnya.

1. Emas untuk tujuan tabungan

Emas untuk tujuan ini mirip tabungan kita pada umumnya. Bisa disebut juga untuk tujuan melindungi asset (dibanding asset cair disimpan di tabungan/ deposito yang tak memberikan hasil baik), bisa disebut dana darurat atau dana cadangan yang setiap saat harus dicairkan.

Metode investasi emas untuk tujuan ini adalah dengan cara menghijrahkan dana menganggur di deposito atau tabungan (atau berbagai investasi pasif lainnya), dikonversi dalam bentuk emas. Juga bisa dengan mengalokasikan langsung dana lebih bulanan atau income tambahan. Tidak ada rencana dan target tertentu, selain simpan dan alokasikan kapanpun.

Bagaimana pemanfaatan emas ketika dana cair dibutuhkan? Gadai atau jual. Jika ada keyakinan dana akan kembali dalam beberapa waktu atau penggunaan dana hanya sementara, gadai adalah pilihan terbaik.

Emas untuk tujuan ini memerlukakan disiplin karena alokasi dana lebih berhadapan dengan keinginan kita untuk konsumtif.

2. Emas untuk rencana keuangan jangka panjang

Emas untuk tujuan ini dipersiapkan untuk memenuhi tujuan jangka panjang seperti haji, umroh, pendidikan dan dana pensiun. Alokasinya per bulan, dengan target jumlah emas tertentu dalam periode tertentu. Perlu menghitung dengan formula tertentu baik di perhitungan biaya dalam Rp maupun peningkatan nilai emas (untuk perhitungan dengan kalkulator online bisa akses kesini : http://www.salmadinar.com/?page_id=121) lalu menyiapkan alokasi dana secara periodik.

Cara yang dipilih misalnya cicilan emas, atau cara alokasi bulanan yang ‘memaksa’ seperti arisan atau potong gaji bulanan. Salah satu servis bank syariah yang sesuai untuk ini, karena fleksibel dari sisi pilihan waktu dan pilihan objek gram emasnya, adalah Kepemilikan Logam Mulia (KLM) BRI Syariah.

Ketika sampai tujuan, emas yang dimiliki dijual untuk dimanfaatkan.

3. Emas untuk income atau penghasil cash

Emas untuk tujuan ini perlu ekstra usaha, dengan konsekuensi setara yaitu hasil berupa pemasukan karena emas yang kita miliki menjadi produktif. Ada dua cara, yang hakiki dan spekulasi. Yang hakiki adalah menjadikan emas sebagai objek jual-beli sebagaimana layaknya transaksi dagang biasa. Yang spekulasi adalah dengan beli-gadai bertingkat dengan mengharapkan selisih cash yang didapat dari hasil jual emas pada periode tertentu dengan biaya titip (gadai) di bank syariah.

Cara memperjual-belikan emas sendiri sebetulnya cukup sederhana. Dengan transaksi flip (bukan inventory), stok emas kita memungkinkan untuk menjadi penghasil cash yang nilainya setara dengan 15% nilai emas yang kita miliki, per bulan. Detail tentang ini saya bahas disini http://endyjkurniawan.com/2011/12/04/hanya-ada-dua-cara-produktifkan-emas/

Cek niat Anda, tujuan mana yang ingin dicapai. Sesuaikan langkah setelahnya. Tak perlu galau. Semoga bermanfaat.

  1. G. Sujayanto says:

    Yth, Pak Endi

    Apa kabar pak. Saya, Yanto dari majalah ide bisnis. Nomor depan kami akan menulis tentang prospek investasi 2012. Kami ingin komentar atau pandangan bapak, khususnya tentang prospek emas di tahun 2012. Apakah masih menjajikan? Bagaimana potensi emas sebagai pilihan investasi? Kenapa berprospek? Dan bagaimana mewujudkannya?

    Terimakasih atas perhatiannya.

    Salam
    G. Sujayanto

  2. abu Rayyan says:

    pak Endy,

    adakah “aturan” standart untuk menentukan berapa jumlah maksimum dari harta yang di miliki untuk di investasikan dalam bentuk logam mulia

    • Penasihat investasi sarankan 5-10% dana tabungan/ dana darurat ke dalam emas.
      Bagi saya, dana tabungan yg ‘nganggur’ diatas 1 thn adalah target konversi ke emas yg pertama kali :)

  3. takda pengalaman dalam meulnis dalam dunia travel.. tetapi lebih kepada personal adalah.. kalau kita tulis jujur dan ada beritahu apa2 info tambahan, memberi sedikit gambaran kepada bakal2 pengunjung untuk membuat perkiraan, dari segi budget, apa2 gadget tambahan yang perlu dibawa. dan juga persediaan yang laindari segi keselamatan, dan juga pulus [] Reply:June 27th, 2011 at 6:30 pmBetul kata Zik. Paling mudah nak tulis travel blog ialah ceritakan pengalaman contohnya tempat-tempat yang telah disinggah, di mana tempat makan yang terbaik, kongsikan pengalaman menginap di hotel atau resort dan sebagainya sebagai tambahan kepada cadangan Zik [] +14

  4. pak endy, saya pemula….kalau membeli dinar emas atau pun dirham, setelah itu lebih baik disimpan dimana ya?
    kalau menggunakan m banking, berarti kita tidak mengetahui fisik barangnya?

    • jika jumlah cukup besar bisa disimpan di brankas atau deposit box di bank.
      dlm jumlah lebih kecil, simpan di tempat rahasia di rumah.
      demikian. wassalam.

  5. Asslm pak…
    saya mau minta izin untuk share postingan Bapak di blog saya. Bisa ya pak..?
    Postingan Bapak penuh dengan pencerahan dan motivasi tentang Emas.
    Terima kasih sebelumnya ya pak.
    Wassalam,

  6. mohamad irfan says:

    Assalamualaikum.Wr. Wb.

    PAk ENdy, saya mohon izin share tulisan bapak ke media social seperti facebook di akun saya ya pak…
    karena kurangnya pemahaman dikalangan umat islam sendiri tentang investasi dalam bentuk dinar…

    yang mereka tahu dinar adalah mata uang negara islam (irak). padahal yang dimaksud investasi dalam dinar ini adalah koin emas yang sudah terstandarisasi sejak zaman umar bin khattab sampai sekarang…

    Saya tergolong newbie dalam investasi dinar, ketika pertama kali membeli buku bapak think dinar!… setelah membaca itu saya tidak ragu2 mengalokasikan tabungan saya ke dinar…

    terima kasih…

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

  7. slmt mlm pak
    sya mau tny klo untuk kita yg masih mahasiswa gni
    bsa investasi ny dlm bntuk apa ya pak???
    mksh pak

    • Ada dua cara :
      - Menabung perak/ Dirham kemudian nanti dikonversi ke Emas atau Dinar setelah cukup. Nominal 70rb s.d 350rb sdh bisa invest di perak (Dirham) scr rutin per bulan
      - Ikut program nabungemas (visit ke nabungemas.salmadinar.com) dg spending +/- 320 rb bisa dapatkan 5 gram dalam waktu 6 bulan

      Semoga menjawab

  8. Pak Endy, bisakah sy minta bantuan Bpk utk share bagaimana memulai bisnis jual beli emas? Dan adakah tips2nya yg bisa Bpk bagi? Saya tertarik dgn bisnis jual beli emas, terutama LM dan Dinar, krn di tempat saya masih belum ada yg jual selain pegadaian.

    • Secara detil, ada training sehari penuh tentang ini, judulnya Training & Coaching Bisnis Emas. Angkatan 10 kemungkinan Oktober tapi memang belum bisa dipastikan tanggalnya. Jika baca ulasan, bisa juga ke postingan saya tentang preview TCBE.

Trackbacks/Pingbacks

  1. INVESTASI ANTI GALAU | ralitadinar.com - [...] : www.endyjkurniawan.com Tagged with: Dinar • Emas • Investasi • tabungan  ...
  2. Investasi anti galau - [...] Sumber Asli : http://endyjkurniawan.com/2012/01/09/investasi-anti-galau/ [...]

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word